Bisnis Jaman Now untuk milenial!

akurat.me


Bisnis Jaman Now untuk milenial!


Hampir pasti dunia ini telah menjadi jauh lebih rumit dibandingkan sepuluh sampai lima belas tahun lalu. Demikian juga dunia bisnis yang menjadi jauh lebih rumit pada hampir setiap level. Dulu, jika Anda memiliki toko kue, yang perlu Anda lakukan adalah bangun tidur, membuat kue, menjual kue, lalu pulang. Hari ini, kita harus memainkan peran sebagai ahli pemasaran, manajer personalia, dan kadangkala sebagai pelatih pribadi, akuntan, atau bahkan pengacara. Lalu, kita harus menjadi seorang penjual profesional. Mungkin hal ini terdengar terlalu dramatis, tetapi sebagian besar orang yang saya temui cenderung menyetujuinya.

Kita hidup di dunia yang penuh dengan persaingan. Banyak dari kita yang menemukan bahwa produk barang atau jasa yang kita jual sama persis dengan bisnis orang lain sehingga hal yang sering terjadi adalah kita “saling merebutkan uang dari lahan bisnis yang sama.” Persaingan akan selalu ada dan akan semakin meningkat. Jadi, kita harus jeli untukmembuat sebuah perbedaan. Konsumen masa kini jauh lebih terpelajar dan memiliki jauh lebih banyak tuntutan sehingga saya yakin kemampuan menjual yang efektif akan menjadi titik perbedaan yang fantastis bagi segala jenis bisnis karena keterampilan menjual yang dimiliki kebanyakan orang –pada umumnya– sungguh mengejutkan kualitasnya, bahkan semakin memburuk. Keterampilan menjual yang baik akan menjadi kekuatan penting dan semakin relevan dari masa sebelumnya.

Konsumen jaman now punya banyak selera!

Sebagai konsumen, informasi yang kita miliki lebih banyak dari sebelum-sebelumnya. Dengan lahirnya internet, informasi tentang apa pun yang terpikirkan (dan beberapa hal yang syukurnya tidak pernah terpikirkan) dapat disajikan di ujung jari. Akibatnya, kita tahu bahwa kita memiliki lebih banyak pilihan dan tidak takut untuk memanfaatkannya. Kita semua merasa sedikit gugup ketika memesan tiket pesawat atau kamar hotel melalui internet untuk pertama kalinya. Namun, sekarang hal itu sudah menjadi kebiasaan. Bayangkan, bagaimana pengaruh teknologi komunikasi terhadap hidup kita sepuluh tahun kemudian.

Kita hidup di era komunikasi. Kita berbicara, mengirim SMS, email, faks (bahkan lebih jarang digunakan, tetapi masih merupakan pilihan), menelepon dan menghabiskan waktu di dunia daring (dalam jaringan atau online). Kita meminta nasihat teman-teman saat ingin membeli sesuatu dan mencari jalan aman dengan bertanya pada orang-orang yang pernah membeli barang serupa karena kita tidak sepenuhnya percaya pada apa yang kita baca. Sebagai konsumen, kita telah menjadi semakin menuntut dalam segala hal. Kita memiliki kebutuhan yang lebih rumit dan hal-hal yang kita inginkan semakin banyak.

Namun, kemajuan terbesar dalam komunikasi ini ada banyak keuntungannya jika Anda membangun reputasi dengan memenuhi dan idealnya melampaui harapan konsumen, mereka akan dengan mudah mempromosikan Anda dan bisnis Anda, sehingga aliran konsumen baru akan terus mendatangi Anda. Saya telah menyaksikan peristiwa semacam ini berkali-kali.

Menjadi penjual mobil bekas?

Banyak orang yang takut dianggap sebagai penjual yang memaksa atau terlalu menekan. Mereka mungkin bersembunyi di balik “rasa takut” ini, lalu menjadikannya sebagai alasan untuk tidak berpastisipasi dalam pelatihan penjualan atau bertanggung jawab atas penjualan dalam sebuah organisasi.

Saya sering mendengar kalimat “Saya bukan orang penjualan jadi tidak perlu tahu tentang penjualan.” Saya tidak mau menghancurkan ilusi siapa pun, tetapi dalam kenyataan kita semua menjual sesuatu. Mungkin kita menjual produk atau jasa, menjual perusahaan tempat kita bekerja, atau mungkin menjual diri kita sendiri dalam wawancara atau pada saat kencan. Saat ini, tidak ada seorang pun yang terisolasi dari kegiatan menjual dalam bentuk atau kondisi apa pun. Tak jadi soal, apa Anda merasa perlu melakukannya atau tidak. Jika Anda bekerja pada suatu perusahaan, Anda juga memiliki tanggung jawab untuk menjual dan mempromosikan bisnis itu.

Jika tidak cocok, untuk apa dijual?

Pelajaran yang saya terima ketika memulia karier sebagai tenaga penjual adalah “Jika Anda tidak yakin dengan apa yang Anda jual, jangan menjualnya.” Jika Anda menjual sesuatu yang Anda yakin tidak sebagus semestinya, terlalu mahal, produk gagal atau cacat, Anda akan selalu merasa resah dan bersalah.

Secara pribadi, saya merasa tidak mungkin menjual sesuatu yang tidak saya yakini 100%. Pilihlah apa yang hendak Anda jual dan pastikan Anda meyakininya. Jika Anda ingin memulai bisnis, gunakan waktu dan tenaga untuk mempelajari apa pun yang rencananya akan Anda jual dan pastikan Anda yakin bahwa produk itu memang pantas dijual.

akurat.me

Belum ada Komentar untuk "Bisnis Jaman Now untuk milenial!"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel