Jangan tinggalkan hobi saat memulai bisnis

fawaz.id


Jangan tinggalkan hobi saat memulai bisnis 


Sebagai seorang gila kerja, saya bisa membuktikan fakta bahwa memiliki dan mengoperasikan bisnis sendiri bisa sangat melelahkan. Anda akan menerima banyak permintaan dan tuntutan dari segala arah. Kombinasikan ini dengan antusiasme dan gairah terhadap apa yang Anda kerjakan, dan mendadak hidup Anda hanya akan penuh dengan satu hal bisnis Anda. Saya telah menggunakan semua alasan yang diketahui manusia saat berusaha menjelaskan mengapa lagi-lagi saya harus menghabiskan akhir pekan di kantor dan tidak bersama keluarga atau teman saya. Setelah beberapa waktu, telepon tidak lagi berdering dan seringkali hubungan pun rusak.

Menjalankan bisnis yang sukses tanpa ragu lagi merupakan salah satu tantangan besar dalam hidup. Ada banyak manfaat dan juga banyak perangkap. Menjaga keseimbangan antara keduanya penting untuk kesuksesan jangka panjang. Banyak dari teman bisnis saya mengeluh bahwa mereka tidak lagi punya waktu untuk melakukan hal-hal yang meruka sukai karena mereka selalu bekerja. Jika Anda berada dalam situasi ini, Anda benar-benar harus bertanya pada diri Anda: apakah semua ini sepadan?

Saya sangat merekomendasikan Anda untuk mempertahankan minat di luar bisnis Anda. Saya membuat daftar hal-hal yang suka saya lakukan di waktu senggang. Di samping setiap hal tersebut, saya menuliskan kapan terakhir kali saya melakukannya. Hasilnya sedikit menakutkan dan memotivasi saya untuk menghabiskan lebih banyak waktu melakukan hal-hal yang saya sukai dan murni bersifat rekreasi. Daftar saya mencakup kegiatan seperti memancing, bermain squash, berkemah, menjelajahi padang semak, menulis, membaca, makan malam dengan teman serta memasak.

Bonus terbesar dari melakukan kegiatan yang Anda sukai adalah Anda bisa kembali bekerja dengan perasahaan cerah dan segar, dan saya sejujurnya percaya bahwa Anda akan jauh lebih produktif. Paling tidak, Anda akan menjadi orang yang jauh lebih ramah. Saya juga mendapatkan beberapa ide bisnis terbaik saat duduk di perahu menunggu ikan untuk menarik umpan saya. Kiat saya di sini adalah semua bisnis bisa menjadi sangat melelahkan. Terserah Anda untuk memastikan agar itu jangan sampai terjadi.

Usahakan untuk memisahkan pekerjaan dari rumah tangga


Kiat ini paling bisa diterapkan pada dua tipe pebisnis: mereka yang menjalankan bisnis dari rumah, dan mereka yang bekerja bersama suami atau istri mereka. Saya pernah berada dalam kedua situasi tersebut dalam beberapa kesempatan dan saya yakin memisahkan urusan pekerjaan dan rumah tangga sangat penting bukan hanya demi kewarasan Anda, tapi juga demi kesuksesan Anda secara keseluruhan.

Bekerja dari rumah bisa jadi sangat menyenangkan. Ada banyak buku tentang subjek ini yang berisi nasihat dan ide praktis tentang cara membuatnya berhasil. Masalah utama yang saya alami saat bekerja dari rumah sebagai berikut.

Mudah untuk bekerja setiap saat.

Keluarga dan teman tidak mengganggap serius pekerjaan Anda.

Ada banyak gangguan.

Beberapa orang tidak menganggap serius bisnis yang dijalankan dari rumah.


Tentu saja, juga ada banyak keuntungannya! Kiat terbaik yang bisa saya berikan untuk bisnis rumahan adalah pisahkan urusan pekerjaan dan rumah tangga. Salah satu cara untuk melakukan hal ini adalah dengan memiliki sejenis pembatas fisik, seperti penanda di pintu, pintu masuk yang terpisah, atau apa saja yang membuat Anda merasa memasuki ruang kerja. Keluarga dan teman juga harus memahami bahwa ini adalah ruang kerja Anda, bukan ruang sosial, dan sama seperti jika Anda bekerja di kantor atau toko, Anda harus menyelesaikan pekerjaan saat berada di sana. Jika Anda bekerja bersama suami atau istri, ada banyak masalah potensial. Mendiskusikan laporan rugi laba perusahaan Anda tidak termasuk sesuatu yang romantis! Antusiasme dan semangat Anda dalam menjalankan bisnis seringkali bisa mengambil alih hidup Anda, jadi penting bagi Anda untuk menentukan peraturan dasar. Beberapa peraturan yang pernah saya gunakan termasuk:

Tidak membicarakan pekerjaan setelah pukul 7 malam.

Habiskan waktu sendiri-sendiri di luar bisnis.

Tentukan dengan jelas peran masing-masing dalam bisnis.

Luangkan waktu untuk Anda berdua sebagai pasangan, bukan sebagai mitra bisnis.

Tinggalkan masalah pribadi di rumah dan masalah bisnis di tempat kerja.

Jika Anda mengatakan bahwa Anda bekerja bersama suami atau istri Anda, banyak orang yang akan terkejut dan bertanya bagaimana Anda bisa melakukannya. Hal ini memang sulit, tapi jika Anda memiliki rencana dan tetap menjalankannya, saya yakin Anda bisa membuatnya berhasil. Kiat terpenting untuk pasangan yang bekerja bersama-sama adalah pisahkan urusan pekerjaan dengan urusan rumah tangga.

fawaz.id

Belum ada Komentar untuk "Jangan tinggalkan hobi saat memulai bisnis "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel