Morning Joy!

fawaz.id


Morning Joy


Mengawali pagi dengan membuka mata dan menyunggingkan senyum sambil menyapa, ”Assalamu’alaikum universe!”

Sekarang air tersebut mulai masuk kedalam tubuh saya dan bercampur dengan enzim yang ajaib luar biasa dalam mulut dan organ lain di tubuh saya. seketika dan saat ini juga air masuk ke setiap sel tubuh dan menyebarkan energi kebaikan dan kesucian saya bisa merasakan setiap tegukan air bisa membuat saya merasa segar saat saya menelan airnya saya merasakan air tersebut merambat mengalir masuk, membersihkan setiap pembuluh dara organ tubuh dan bahkan setiap sel dalam tubuh saya.

Semakin banyak air putih yang saya minum, maka semakin banyak hadiah kesehatan dan kebahagiaan yang saya terima. This is my morning joy. Saya telah berhasil mencintai diri saya sendiri pagi ini. Saya juga telah berhasil menghargai kehidupan yang diberikan-Nya kepada saya dengan tanggungjawab dan welas asih.

Bagaimana dengan pagi Anda? What is your morningjoy?

Change


Saya bertanya, “Siapakah yang menjadi prioritas Anda?”. Seperti kebanyakan teman lainnya, dia menjawab keluarga, teman, bahkan ada yang menganggap pekerjaan adalah prioritas utamanya.

Saya bertanya, “What about yourself?”. Kebanyakan dari mereka menjawab, ”Sayagampanglah. Yangpentingkeluarga dulu.”Tapi, wajahnya berusaha menyembunyikan kegelisahannya sambil mengatakan itu.

“Saya harus memastikan keluarga saya aman terlebih dahulu, baru saya bisa memikirkan diri saya. Saya enggak mau egois.”

“Bagaimana dengan kesehatanmu dan makan sehatmu? Kamu kan harus sehat!”

lagi-lahi dia bilang saya sih gampanglah bisa makan apa saja yang penting anak-anak dan keluarga saya dulu saya ingin mereka bahagia yang penting mereka bahagia bukankah lebih gampang menjadi tuas atas pikiran dan perasaan kita sendiri.

hmm menarik ya.. rasanya lebih gampang membuat diri kita sendiri dulu bagahia deh, daripada menunggu orang lain bahagia untuk kita kemudian terkena imbas bahagia bukankah lebih gampang menjadi tuas atas pikiran dan perasaan kita sendiri.

Bahagia itu ada di dalam pikiran jika kita mampu menjadi tuan untuk pikiran kita sendiri. Jauh lebih mudah membuat diri sendiri untuk berbahagia dalam situasi apa pun.

Begitu pun halnya dengan kesehatan. Jauh lebih mudah menjaga kesehatan diri sendiri daripada harus menjaga kesehatan orang lain. Keputusan tentang siapa yang menjadi prioritas adalah konsep di kepala kita. So, it is all in your mind.

Jika kita ingin mengubah pola untuk berbahagia, lakukanlah dengan mengubah cara kita berpikir. Kita akan melihat hidup ikut berubah.

Change the way you look at yourself! Nikmati chapter baru dalam kehidupan dan katakan, ”I am my prority!”

I remember mama


Saya selalu teringat Mama hampir di setiap tarikan napas. Kami sangat dekat dan sering menghabiskan waktu bersama. Duduk berdua memandang bulan purnama sambil mengobrol tak berujung. Kami senang berkhayal dan merencanakan banyak hal. Salah satunya adalah membuat buku resep masakan khas Mama. Dari enam anak perempuan Mama, saya adalah anak yang paling tomboi. Saya tidak pernah masuk ke dapur dan sudah pasti paling tidak bisa memasak.

Setahun setelah Mama kembali ke Rahmatullah, saya menemukan buku catatan resep masakan Mama di laci lemari kamarnya. Beliau menulis,

”Hari ini, Hughes pulang. Banyak ketawa, banyak makan. Hati gembira. Dan, gembira satu dan lagi. syukur Kalau yang Hughes banyak.” mau pulang,

Mata saya basah namun saya tahan saya lanjut membaca ini secret recipe untuk semua masakan. apapun yang dimasak kalu memakai dan syukur yang banyak.

kacang tanah sangrai karena dia dipeluk oleh ibu pertiwi tumbuh dalam kehangatan bumi dari dalam tanah tapi ketika dikupas begitu indah dan bersih masakan apapun yang dibubuhi kacang tanah pasti menjadi lebih gurih ini juga cemilan yang membuat kenyang.

Minyak kelapa murni buatan sendiri... karena dia dipetik dari pohon mulia yang terdekat dengan Matahari, diperas dengan cinta kasih, dan ditanak dengan kesabaran. Pohon kelapa memberi manfaat dari akar sampai ke buahnya. Tak ada yang terbuang. Filosofi pentingnya adalah manusia harus memberi manfaat maksimal.

Ebi kering... penyedap rasa yang paling mumpuni. Dengan ebi kering buatan sendiri ini, kita yakin dan percaya bahwa masakan ini bebas penyedap dan bahan kimia. Tidak ada kesedapan palsu yang tersembunyi.”

Setelah 3 tahun kepergian Mama, akhirnya saya bersama kakak saya ‘Ovaria’ dan keponakan saya ‘Shaina Bareno’ berhasil menyusun buku resep impian Mama. Malah ditambah ramuan khusus #DietKenyang ala Dewi Hughes dengan Cooking Hypnotherapy.

Ah... Mama pasti ikut senang.

fawaz.id

Belum ada Komentar untuk "Morning Joy!"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel