Bagaimana kita bisa sampai sekhilaf ini?

fawaz.id


Bagaimana kita bisa sampai sekhilaf ini? 


Ironisnya, kita kehilangan keseimbangan gara-gara berusaha melakukan sesuatu yang kita pikir benar. Kita bekerja keras, sepenuhnya berkomitmen pada bisnis, kita berdebat bahwa untuk menjadi sukses kita harus tekun mengembangkan bisnis, terutama pada tahap-tahap awal, dan yang paling signifikan, kita merasa bersemangat dan bergairah menghadapi masa depan.

Seiring dengan berjalannya waktu, kita semakin sibuk, tanggung jawab kita meningkat dan kebutuhan serta harapan kita dikalahkan oleh kebutuhan dan harapan orang lain terhadap diri kita. Kemudian perasaan kewalahan mulai merasuk.

Semakin baik Anda melakukan pekerjaan, semakin besar kemungkinan Anda mulai merasa kewalahan karena lebih banyak orang yang menginginkan apa yang Anda jual. Seiring dengan bertumbuhnya bisnis, Anda akan memiliki lebih banyak staf, lebih banyak pelanggan, lebih banyak pemasok, lebih banyak jumlah uang yang harus dikelola, dan umumnya lebih banyak urusan administrasi yang harus dikerjakan. Jadi, dalam beberapa hal merasa kehilangan keseimbangan dalam bisnis dan hidup adalah refleksi dari fakta bahwa Anda hebat dalam melakukan pekerjaan anggap ini sebagai pujian.

Bagaimana kita bisa sampai sekhilaf ini?  - Namun, sebelum terlalu gembira memuji diri sendiri dan merasa bangga bahwa hidup Anda sepenuhnya di luar kendali, ingatlah bahwa seiring dengan bertumbuhnya bisnis, Anda harus mempelajari banyak keterampilan baru untuk menangani pertumbuhan itu. Mempelajari cara memiliki bisnis dan kehidupan hanyalah salah satu dari serangkaian keterampilan yang harus Anda pelajari dalam perjalanan berbisnis.

Terdapat dua cara untuk menghadapi kondisi kehilangan keseimbangan. Yang pertama adalah dengan mengubah diri dan persepsi Anda. Yang kedua adalah dengan mengubah keadaan Anda. Kemungkinan besar keduanya akan diperlukan. BagaimanapunAnda memandangnya, Anda harus memiliki komitmen yang konstan dan berkesinambungan untuk melakukan yang terbaik bagi Anda dan keberanian untuk melakukan perubahan yang diperlukan sehingga Anda menghormati diri sendiri, orang-orang dalam hidup Anda, dan planet ini.

Apakah efek jangka panjang dari kehilangan keseimbangan? 


Saya bisa membuktikan efek jangka panjang dari hidup tanpa keseimbangan dan efek ini tidak indah. Efek terhadap kesehatan adalah yang paling terlihat jelas, biasanya dimulai dari sakit kepala, gangguan kulit, dan sakit perut, seringkali diikuti dengan perasaan tidak enak badan secara umum. Beberapa orang menderita pilek atau flu permanen, memiliki kantong di bawah mata atau mulai lebih sering mendengar komentar, ‘Wah, kamu terlihat lelah’.

Bagaimana kita bisa sampai sekhilaf ini? - Bersama dengan gejala fisik, datang juga efek emosi. Kita mulai lebih gampang marah, tidak bisa tidur sebaik dahulu, mungkin mulai merasa gelisah atau bahkan serangan panik, dan kita menjadi pemarah dan biasanya sangat tegang. Di bawah kondisi seperti ini, kita bisa menemukan diri bertumpu pada penopang dalam bentuk obat-obatan dan alkohol: sehabis kerja kita mulai minum tiga atau empat gelas alkohol untuk relaksasi; mungkin kita minum tiga atau empat cangkir kopi untuk mulai beraktivitas pada pagi hari. Kita makan cokelat untuk menambah semangat, yang sering kita butuhkan karena kita tidak punya energi, tapi bisa membuat berat badan meningkat. Tanpa sungguh-sungguh mengambil keputusan untuk berubah dan tanpa mengetahui cara untuk berubah, semuanya hanya akan bertambah buruk.

Tentu saja semakin lama Anda memelihara kebiasaan buruk, semakin sulit untuk mengubahnya dan semakin besar kerugian yang disebabkannya. Pemilik bisnis cenderung paling kesulitan dalam menetapkan rencana kebugaran dan kesehatan karena mereka tidak menyediakan cukup waktu atau energi untuk fokus pada hal ini. Seseorang dengan pekerjaan reguler umumnya memiliki waktu mulai dan akhir kerja yang tetap sehingga bisa lebih mudah membangun program kebugaran dalam hidup mereka.

Terimakasi telah membaca Bagaimana kita bisa sampai sekhilaf ini?.

fawaz.id

Belum ada Komentar untuk "Bagaimana kita bisa sampai sekhilaf ini? "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel