Hindari dari kesengsaraan massal!

fawaz.id


Hindari dari kesengsaraan massal!


Saya berbicara dengan banyak pemilik bisnis kecil dari seluruh dunia. Yang menarik adalah di negara manapun saya berada, sepertinya ada kesalahpahaman yang lazim bahwa menjalankan bisnis kecil sudah sepantasnya sulit dilakukan, jika tidak, Anda tidak menjalankannya dengan benar. Saya menyebutnya ‘Sindrom UKM’ dan saya percaya hal ini benar-benar mengekang para pemilik bisnis kecil.

Sindrom UKM berhubungan dengan semua hal negatif dalam memiliki bisnis kecil dan memang ada beberapa hal negatif, tapi menurut saya, masih jauh lebih banyak hal yang positif dibanding yang negatif. Marilah kita jujur: jika tidak demikian, mengapa Anda sampai mau memulai bisnis milik Anda sendiri?

Semua orang yang pernah menjalankan bisnis kecil (UKM) selama suatu periode waktu akan pernah mendengar berbagai pernyataan tentang betapa sulit menjalankannya. Staf hanya menyebabkan masalah, pemasok selalu mengecewakan, uang selalu pas-pasan, jam kerjanya gila, tekanan yang harus Anda pikul pada akhirnya akan, dan sebagainya. Penderitaan ini biasanya akan diceritakan dalam ‘lokakarya saling mengasihani diri’ bersama para pemilik UKM lainnya (dan saya akan membahas tentang lokakarya ini nanti).

Saya mencintai bisnis saya. Saya mendeskripsikannya sebagai menyenangkan, energik, dan menstimulasi. Saya bisa datang dan pergi sesuka hati, saya bisa membuat keputusan di tempat tentang bagaimana bisnis dilakukan, jika saya bekerja keras, saya akan menghasilkan lebih banyak, saya bisa memberikan kontribusi pada masyarakat melalui bisnis saya, dan bisa membangun hubungan dengan orang-orang hebat yang banyak di antaranya bekerja bersama saya. Tentu saja ada juga hal-hal bermasalah yang harus saya tangani, tapi fokus saya pada hal-hal tersebut jauh lebih sedikit daripada fokus saya pada hal-hal yang baik.

Kita mudah sekali melupakan hal-hal baik dalam memiliki bisnis sendiri. Rumput tetangga selalu lebih hijau dan kita berpikir bahwa bisnis orang lain selalu lebih baik dari bisnis kita. Saya punya kejutan untuk Anda itu tidak benar! Kesalahpahaman yang lazim dalam pikiran orang-orang: seberapa sulit memangnya menjalankan restoran? Memasak beberapa hidangan, menyuguhkannya, dan konsumen akan terus berdatangan. Saya rasa tidak demikian. Tanyakan saja pada orang-orang yang pernah memiliki restoran dan Anda akan mendengar cerita yang sangat spesifik tentang menjalankan bisnis yang sulit.

Setiap jenis bisnis memiliki hal yang baik dan buruk. Bedanya adalah pada hal yang mana Anda memutuskan untuk fokus.

Gosip, mengeluh, mengadu!


Saat merasa kewalahan, kehilangan kendali, depresi atau negatif, percakapan Anda cenderung kurang positif. Saat inilah gosip, keluhan, dan aduan masuk ke dalam percakapan. Sayangnya, tidak lama kemudian semua ini menjadi kebiasaan.

Saya memiliki seorang klien yang saya temui setiap minggu sekali. Ia menghabiskan setengah jam pertama dari pertemuaan kami untuk mengeluh dan mengadu tentang perusahaan tempatnya bekerja. Hal ini tragis, menyedihkan, dan sejujurnya, membuat depresi. Nasihat saya untuknya selalu sama tinggalkan perusahaan itu. Cari perusahaan yang bisa membuat Anda bahagia; hidup terlalu singkat untuk penderitaan yang berkepanjangan.

Tidak ada yang bisa didapat dari bergosip, mengeluh, dan mengadu; sebaliknya, kebiasaan ini memiliki efek negatif jangka panjang terhadap orang-orang di sekitar Anda. Kebiasaan ini juga bisa mulai membentuk budaya perusahaan yang berkisar pada mentalitas ini. Gosip hanya akan berhasil jika diteruskan.

Menciptakan lingkungan yang positif dan mendidik jauh lebih penting dan manfaatnya pun jauh lebih besar. Namun, dibutuhkan usaha untuk memutuskan siklus yang telanjur ada dalam bisnis  dan Anda mungkin merupakan biang keladinya.

Setiap kali Anda menemukan diri mulai bergosip, mengeluh atau mengadu, hentikan diri dan pikirkan kembali apa yang akan Anda katakan. Jika staf Anda bergosip, mengeluh atau mengadu ke Anda, biarkan mereka tahu bahwa Anda tidak tertarik. Katakan bahwa Anda tidak suka bergosip, mengeluh, atau mengadu Anda telah memutuskan untuk bergerak maju. Beberapa orang mungkin tidak menyukainya, tapi biarkan saja. (Dalam kasus klien yang saya sebut tadi, kadangkala tidak mudah untuk menghentikan gosip, keluhan, atau aduan itu. Mungkin satu-satunya jalan adalah melepaskan klien seperti itu jika mereka memang terlalu membuat depresi.)

Keseimbangan dan keselarasan dalam hidup sama tergantungnya pada apa yang Anda ucapkan dan dengar dengan apa yang Anda lihat dan lakukan. Kenegatifan melahirkan kenegatifan; kepositifan melahirkan kepositifan.

fawaz.id

Belum ada Komentar untuk "Hindari dari kesengsaraan massal!"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel