Kuasai seni mengatakan tidak pada bisnis

fawaz.id


Kuasai seni mengatakan tidak pada bisnis


"Bertanggung jawab atas semua orang dan segala hal benar-benar melelahkan. Pemilik bisnis seringkali memikul tanggung jawab jauh melebihi panggilan tugasnya dan ini bisa membuatnya sangat tertekan. Komentar yang sering saya dengar dari para pemilik bisnis adalah mereka lelah harus bertanggung jawab atas segala hal yang berhubungan dengan bisnis.

Kuasai seni mengatakan tidak pada bisnis - Namun, pada akhirnya Anda memang bertanggung jawab atas segala hal yang berhubungan dengan bisnis, tapi tergantung Anda bagaimana menafsirkan tanggung jawab ini. Sebenarnya, Anda perlu membagi-bagi tanggung jawab dan memberdayakan orang lain untuk mengambil sebagian tanggung jawab itu dari tangan Anda.

Pada awalnya, ini bisa sedikit rumit, terutama bagi pemilik bisnis yang telah mengembangkan kebiasaan mengatakan ya untuk segalanya. Banyak petunjuk dalam buku ini membahas cara untuk membagi-bagi beban ini, tapi alat paling ampuh untuk mengurangi pengikisan energi yang berhubungan dengan tanggung jawab yang berlebihan adalah belajar mengatakan tidak. Izinkan saya menunjukkan bagaimana saya melakukannya.

Saya sering berbicara di hadapan publik dan relatif dikenal di kota asal saya. Masalahnya adalah saya sering diminta berbicara secara gratis untuk kegiatan amal dan organisasi lain seperti universitas dan grup bisnis. Saat diminta, saya seringkali berada dalam posisi terdesak. Pada masa lalu, saya merasa tidak bisa mengatakan tidak. Kemudian janji itu terasa seperti komitmen ekstra yang membuat saya tertekan dan menambah beban kerja saya yang sudah cukup banyak. Saya selalu menyesal setelah menyetujui" "untuk terlibat dalam acara-acara tersebut, tapi saya tidak tahu bagaimana cara mencegahnya.

Kuasai seni mengatakan tidak pada bisnis - Sekarang saya memiliki sistem yang bekerja dengan sangat baik bagi saya. Setiap kali ada orang yang meminta saya berbicara untuk organisasi mereka, baik secara langsung, lewat telepon atau surel, saya tidak pernah memberikan komitmen pada saat itu juga. Saya selalu mengatakan bahwa saya harus memeriksa jadwal saya dan komitmen lainnya terlebih dahulu dan mungkin butuh waktu satu atau dua hari untuk memberi jawaban. Ini memberikan saya sedikit ruang untuk bernapas dan memutuskan apakah saya bisa melakukannya dan yang lebih penting, apakah saya ingin melakukannya. Jika salah satu jawaban dari pertanyaan tadi adalah tidak, saya menghubungi kembali orang yang bersangkutan dan menyampaikan bahwa saya tidak bisa menjadi pembicara di acara mereka.

Saya tidak bisa cukup mendeskripsikan betapa besar tekanan yang diangkat dari bahu saya. Saya mengikuti sistem ini untuk hampir setiap permintaan atas waktu saya dalam kehidupan bisnis. Anda juga bisa mengembangkan kebiasaan dan metode penahan yang sama, yang bisa memberikan Anda ruang untuk mempertimbangkan baik-baik permintaan atas waktu Anda.

Belajar mengatakan tidak akan berdampak besar terhadap tanggung jawab dan tuntutan sehari-hari yang seringkali menyebabkan stres yang tidak semestinya dan mencegah terbentuknya keseimbangan dalam hidup kita. Kuasai seni mengatakan tidak, hidup Anda akan berubah."

Terimakasi telah membaca Kuasai seni mengatakan tidak pada bisnis.

fawaz.id

Belum ada Komentar untuk "Kuasai seni mengatakan tidak pada bisnis"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel