2 Kopi terkenal indonesia yang jarang orang tahu terbaru 2020


Fawaz.id - 2 Kopi terkenal indonesia yang jarang orang tahu terbaru 2020 | Kopi terus bergerak. Berevolusi memunculkan konsep three waves of coffee.
Sebuah konsep yang dikemukakan pertama kali oleh thris rothgeb untuk menggambarkan pejalanan kopi dari masa ke massa.
Dewasa ini, kopi berada pada gelombang ketiga. Buktinya para pecinta kopi semakin kritis terhadap berbagai detail yang diperlukan untuk menciptakan secangkir sajian kopi yang berkualitas.
Kualitas pada sajian kopi berasal dari perpaduan sempurna antara biji kopi yang berkualitas, proses pengolahan buah dan biji yang tepat, serta proses sangrai yang sesuai.
Selain itu, diperlukan juga tingkat kehalusan gilingan biji kopi dan proses penyeduhan yang tepat.
Berpengalaman selama lebih dari 15 tahun dalam pengolahan dan penjaian kopi.
Penulis mencoba membagikan pengalamannya untuk menghasilkan biji kopi berkualitas hingga menciptakan sajian secangkir kopi yang bercita rasa tinggi.

Jenis kopi populer

Dunia mengenal begitu banyak spesies tanaman kopi. Diperkirakan mencapai ribuan spesies. Namun, hanya beberapa jenis yang populer dan dibudidayakan dalam skala luas secara komersial yaitu arabika, robusta, liberika, dan excelsa.

A. Arabika

Merupakan jenis kopi yang cocok ditanam di dataran tinggi denagn ketinggian menimum 800 m dpl dengan kisaran suhu 16-20 drajat celsius.
Apabila ditanam di wilayah dataran rendah. Produktivitas kopi arabika tidak maksimum dan rentan terkena penyakir daun.
Arabika merupakan jenis kopi yang paling besar produksi dan pangsa pasarnya di seluruh dunia, yaitu berkisar 70%. Pasalnya, arabika dianggap sebagai jenis kopi dengan cita rasa terbaik di antara jenis kopi lainnya. Secara umum, arabika mengandung kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan jenis kopi lainnya, sehingga relatif dman bagi penderita dsam lombung.
Kopi arabika juga mudah menyerap roma tau bau-bauan di sekitarnya, sehingga banyak penikmat kopi yang merasakan cita rasa aneka buah-buahan atau tanaman lain saat menikmati secangkir kopi arabika. Lokasi penanaman yang berbeda akan menghasilkan cita rasa kopi arabika yang berbeda. Bahkan, pada radius penanaman yang tidak terlalu jauh, misalkan hanya berbeda jarak sejauh 5 km, tanaman kopi yang sama dapat menghasilkan cita rasa kopi yang berbeda. Sesuai dengan karakter tanah, pH, dan vegetasi yang ada di sekitarnya.
Varietas kopi arabika yang dibudidayakan di lokasi penulis. Yaitu varietas arabika kartika dan LS 795 Arabika bisa dipanen rata-rata setelah berumur 4 tahun dengan produktivitas pertahunnya berkisar 350-400 kg/ha.
Di garut, kopi arabika dalam satu tahun mengalami masa puncak panen raya selama 4 bulan. Bulan februari mulai awal panen, lalu maret dan april mulai masuk masa panen raya hingga agustus.

Penurunan panen kopi arabika

Sementara itu, pada bulan september jumlah panen mulai menurun. Kopi arabika yang dihasilkan di lokasi penulis memiliki cita rasa aftertaste berupa rasa asam, brown sugar. Berikut beberapa jenis kopi arabika dalam negeri yang cita rasanya sudah terkenal di berbagai daerah.
  • arabika gayo, dari dataran tinggi gayo aceh
  • kopi arabika garut, dari dataran tinggi garut, jawa barat
  • flores dari daerah flores. Nusa tenggara timur
  • java preanger yang dihasilkan dari dataran tinggi pengalengan. Jawa barat
  • wamena dari dataran tinggi wamena, papua
  • kintamani dari dataran tinggi kintamani, bali
  • sidikalang dari kebupaten dairi, sumatera barat
  • toraja dari toraja, selewesi selatan.

B. Robusta

Produksi robusto sekitar 30% dari totol produksi kopi di dunia. Cita rasanya yang dianggap lebih rendah dibandingkan dengan kopi arabika membuat jenis kopi ini jarang ditemui di kedai-kedai kopi dibandingkan dengan keberadaan kopi arabika.
Robusta lebih banyak digunakan sebagai bahan pembuat sajian kopi americano, coffee latte, atau espresso. Biji kopi robusto juga seringkali dicampurkan dengan biji kopi arabika untuk mendapatkan cita rasa kopi yang lebih beragam. Jenis kopi robusta dalam negeri yang memiliki cita rasa unggul, di antaranya kopi robusta Lampung, Flores, dan Torojo.

Belum ada Komentar untuk "2 Kopi terkenal indonesia yang jarang orang tahu terbaru 2020"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel