7 Cara pentokolan udang galah terbaru


Fawaz.id - 7 Cara pentokolan udang galah terbaru | Pentokolan adalah kegiatan pemeliharaan udang mulai dari juvenil hingga undang mencapai ukuran 4-8 gram. Kegiatan ini berlangsung selama kurangnya 60 hari dan dilakukan dalam 2 tahap, yakn pentokolan 1 dan 2. Kegiatan ini delakukan dengan cara berikut:

Pentokolan pada udang galah

1. Persiapan kolam

Tahapan persiapan kolam pentokolan sama dengan tahapan persiapan kolam induk, yaitu pengeringan, perbaikan kontruksi, penambalan bocoran, pengolahan tanah dasar, penerapan biosekuritas (pengapuran), pengisian air, dan penumbuhan plankton. Untuk kolam pentokolan diberi shelter atau tempat bertengger yang terbuat dari lempengan kelapa sebanyak 50—60% dari luas kolam.

2. penebaran juvenil

Penebaran juvenil dilakukan 5—7 hari setelah persiapan kolam, yakni ketika warna airnya sudah berwarna hijau dan sudah ditumbuhi pakan alami. Satu hal penting yang harus diperhatikan dalam penebaran juvenil, yaitu waktunya. Penebaran harus dilakukan pada pagi hari. Saat itu, suhu air kolam masih rendah karena belum lama terkena sinar matahari. Sebaliknya, penebaran siang hari bisa menyebabkan juvenil stres.

Berikutnya, hal yang perlu diperhatikan adalah cara penebarannya. Penebarannya harus hati-hati, mengingat udang yang baru berukuran 0,002—0,004 cm dengan berat kurang dari 1 gram ini, kondisi tubuhnya masih lemah. Cara yang baik, dengan mencampurkan air kolam ke dalam wadah pengangkutan sedikit demi sedikit.
Pencampuran tersebut bertujuan agar suhu airnya sama. Tebar juvenil secara perlahan, lalu biarkan juvenil keluar sendiri.

Hal lain juga penting, yaitu padat tebar. Padat tebar di kolam pentokolan harus tepat. Jika terlalu tinggi dapat menyebabkan pertumbuhan lambat karena terjadi persaingan dalam mendapatkan ruang gerak, oksigen, dan pakan. Jika terlalu jarang juga kurang baik karena tidak efisien. Padat tebar yang di kolam pentokolan I sekitar 100 ekor/m2. Sedangkan padat tebar di kolam pentokolan II sekitar 50 ekor/m2.

3. pengelolaan pakan

Pada umumnya, pengelolaan pakan dilakukan dengan memperhatikan 4 hal yaitu jenis pakan jumlah pakan waktu pemberian dan cara pemberiannya jenis pakan yang diberikan dalam pentokolan 1 berupa crumbie dan pellet kedua jenis pakan tersebut harus memenuhi 3 persyaratan yaitu lebih kecil daripada bukaan mulut udang galah, tenggelam, dan memiliki kandungan protein 30%.
Jumlah pemberian pakan dihitung berdasarkan persentase dari bobot tubuh total dari tokolan yang ditebar. Persentase pada awal pemeliharaan hingga pertengahan lebih tinggi, yaitu 20% dari bobot tubuh. Masa berikutnya cukup dengan 5% pemberian pakan dilakukan 4 kali perhari. yaitu pagi, siang, sore.

Pada pentokolan II, jenis pakan yang diberikan cukup pelletsaja. Karena ukuran crumble terlalu kecil dari bukaan mulut. Jumlahnya 5% dari bobot tubuh. Pemberian pakan cukup tiga kali sehari, yakni pada pagi, siang dan sore hari. Baik pada pentokolan I maupun pada pentokolan II, pemberian pakan dilakukan dengan ditebar ke seluruh pemukaan kolan. Pakan dimakan setelah tenggelam.

4. Pengelolaan kualitas air

Pengelolaan kualitas air bertujuan untuk menjaga kualitas air agar tetap baik. Kegiatan dilakukan dengan menambahkan probiotik ke dalam air kolam. Cara pemberian dan dosisnya tercantum dalam setiap kemasan. Kegiatan lainnya adalah mengukur kualitas air. Parameter yang diukur meliputi suhu air, pH, oksigen terlarut (DO), karbon dioksida (CO2), amonia (NH3), NO2, dan alkalinitas. Berikut salah satu data kualitas air dalam kolam pentokolan.

5. Monitoring pertumbuhan

Monitoring pertumbuhan dilakukan dengan cara sampling. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui berat rata-rata secara berkala selama masa pemeliharaan. Data ini sangat penting dalam menentukan jumlah pakan yang diberikan kepada udang. Karena dosis pakan diukur dengan berat total udang secara total. Tidak hanya itu, sampling juga bertujuan untuk menentukan masa panen, jika sudah mencapai ukuran.

6. Panen

Panen tokolan sebaiknya dilakukan pada kondisi suhu rendah (pagi hari). dilakukan setelah masa pemeliharaan berakhir, yaitu sebulan untuk pentokolan I dan sebulan untuk pentokolan II. Pada pentokolan I, biasanya udang sudah mencapai berat 2—4 gram/ekor, dengan panjang 4—6 cm, dan kelangsungan hidup rata rata 70%. Pada pentokolan II, biasanya udang sudah mencapai berat berkisar 6—8 gram, dengan panjang 8—10 cm dan kelangsungan hidup rata-rata 70%.

7. Pengemasan tokolan

Pengangkutan benih tokolan dengan cara di atas hanya dianjurkan untuk jarak dekat dan waktu tempuh yang singkat. Sebenarnya, ada cara lain mengangkut tokolan udang galah, yakni menggunakan tong plastik yang di dalamnya diisi air dan dilengkapi sistem aerasi. Kemudian, masukkan keranjang buah yang telah berisi benih tokolan ke dalam plastik tersebut, lalu susun keranjang tersebut di dalam tong plastik. Cara seperti ini dapat digunakan untuk mengirim tokolan ke tempat yang lebih jauh dan melalui transportasi darat.

Belum ada Komentar untuk "7 Cara pentokolan udang galah terbaru"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel