Cara monitoring kesehatan budidaya udang terbaru


Fawaz.id - Cara monitoring kesehatan budidaya udang terbaru | Kesehatan udang berkaitan dengan lingkungan media pemeliharaannya. Karena itu, kegiatan monitoring kesehatan dilakukan berbarengan dengan lingkungan budi daya tempat udang dipelihara. Monitoring dilakukan secara rutin dan berkala. Pengamatan dilakukan secara insitu dan langsung (visual) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan secara mikroskopis di laboratorium agar mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Pemeriksaan kesehatan yang dapat dilakukan secara insitu ataupun secara langsung (visual) adalah gejala klinis yang ditimbulkan oleh infeksi suatu penyakit. Sementara itu, parameter lingkungan media pemeliharaan yang dapat diperiksa secara insitu adalah suhu harian, pH, salinitas, dan kekeruhan.

Pemeriksaan mikroskopis di laboratorium sebaiknya juga dilakukan minimal satu kali selama satu periode pemeliharaan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui secara akurat keberadaan mikroorganisme yang dapat menyebabkan munculnya penyakit. Deteksi penyakit lebih awal memungkinkan untuk melakukan pencegahan dan menghindari kerugian usaha yang lebih besar. Salah satu penyakit yang biasa menyerang udang galah yaitu penyakit ekor putih (White Tail Deases) yang disebabkan oleh MrNV (Macrobrachium rosenbergii Noda Virus).

Pengelolaan Biosekuritas udang

Pengelolaan biosekuritas dilakukan dalam setiap segmen usaha udang galah, baik usaha pembenihan maupun usaha pembesaran. Pada dasarnya, penerapan biosekuritas dilakukan dengan memperhatikan empat cara berikut
  1. areal kolam tidak berhubungan langsung dengan kolam atau air kolam usaha udang galah yang lain, tetapi dapat disusun secara pararel
  2. air yang masuk disaring secara fisik agar terhindar dari masuknya udang lain kedalam kolam
  3. bila lokasi bersebelahan dengan usaha udang serupa maka antar kola harus diberi penghalang fisik berupa jaring halus
  4. untuk mencegah penularan ke wilayah lain, maka areal dan individu kolam harus dihentikan aliran pembuangannya dan diisolasi berupa chlorine 20 gram selama 60 menit
Penerapan biosekuritas pada segmen usaha pembenihan dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal berikut
  1. pemisahan akses personil dengan sarana hatchery udang galah
  2. lakukan disinfektan pada setiap sarana dan parasarana pembenihan yang akan digunakan
  3. lakukan footbath ataupun sterilisasi setiap personil yang akan memasuki hatchery
  4. setiap bak pemeliharaan sebaiknya menggunakan peralatan terpisah sehingga bila satu wadah terkena penyakit tidak menular pada bak lainnya.

Belum ada Komentar untuk "Cara monitoring kesehatan budidaya udang terbaru"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel