Inovasi terbarukan Green Tea Powder


Fawaz.id - Inovasi terbarukan Green Tea Powder. Dewasa ini, produk dari hasil diversifikasi teh hijau telah banyak diminati oleh masyarakat. Salah satunya adalah matcha atau green tea powder.

matcha pengertian dan sejarah


Matcha adalah salah satu jenis teh hijau yang berasal dari Jepang dan dikonsumsi untuk upacara tradisional. Matcha diproduksi dari pucuk teh dengan perlakuan naungan (shading).
Shading dilakukan untuk meminimalisir terjadinya fotosintesis sehingga klorofil pada pucuk akan lebih banyak. Produksi klorofil yang meningkat akan menghasilkan warna daun teh yang lebih hijau sehingga warna dari green tea powder atau matcha yang akan dihasilkan nantinya akan bagus dan menarik.

Menurut Topuz dkk (2014), daun teh yang telah dipanen kemudian dilayukan dengan uap panas untuk inaktivasi enzim, dikeringkan, dan ditepungkan sehingga dihasilkan green tea powder yang lebih seragam. Sayangnya, saat ini green tea powder yang beredar dipasaran masih diimpor dari Jepang. Maka dari itu, Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung mulai memproduksi green tea powder untuk memenuhi permintaan pasar.

Inovasi dan penelitian terbaru


Inovasi dan penelitian terus dilakukan untuk menghasilkan green tea powder dengan kualitas terbaik. Salah satunya pengujian dengan tiga macam metode pengolahan dan jenis klon teh supaya dapat mengetahui metode pengolahan dan jenis klon teh terbaik untuk produksi green tea powder.
Pengujian dilakukan dengan cara mengolah pucuk teh menjadi green tea powder dengan cara langsung dikeringkan, dilayukan lalu dikeringkan, dan dilayukan, dihancurkan dan dikeringkan kemudian dilakukan penepungan.

Pucuk teh yang digunakan adalah Camellia sinensis var assamica klon GMB 3, Camellia sinensis var sinensis klon Jabokita, dan Hybrid Camellia klon Kiara. Masing-masing pucuk yang telah diproduksi kemudian dilakukan uji deskriptif dan uji hedonik pada panelis semi terlatih sebanyak 15 orang untuk mengetahui tingkat kesukaan green tea powder dari tiga metode pengolahan dan tiga jenis klon teh.

Melihat peluang masyarakat


Setelah dilakukan pengujian organoleptik yaitu uji hedonik dan uji deskriptif dapat diketahui bahwa green tea powder yang paling disukai dihasilkan dari Camellia sinensis var assamica klon GMB 3 dengan metode steam, crush, dan dry dengan hasil penilaian agak disukai (6).

Camellia sinensis var assamica klon GMB 3 dengan metode pengolahan steam, crush, dan dry memiliki keunggulan pada aroma. Hybrid Camellia klon Kiara dengan metode pengolahan steam, crush dan dry paling unggul untuk warna sedangkan Camellia sinensis var assamica klon GMB 3 dengan metode pengolahan dry paling unggul untuk rasa.

Sumber

Topuz A, Dinçe , To un M, Tontul , Şahin Nadeem H, Haznedar A, Özdemir F. 2014. Physicochemical properties of Turkish green tea powder: Effects of shooting period, shading, and clone. Turk J Agric For 38: 233–241. DOI: 10.3906/tar-1307-17. - Inovasi terbarukan Green Tea Powder.

Belum ada Komentar untuk "Inovasi terbarukan Green Tea Powder"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel