9 Mitos dan Fakta Virus Corona Serta Cara Mengatasinya


Fawaz – 9 Mitos dan Fakta Virus Corona Serta Cara Mentasinya | Setelah pertama kali muncul Virus Corona di Wuhan, China, Virus Corona kini sudah masuk ke indonesia. Seperti yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo, Pada senin (2/3/2020), terdapat dua orang yang positif terjangkit virus corona atau Bahasa latinnya Covid-19. Seperti yang di kutip lama resmi Kompas, yang juga melansir mengenai data dari SCMP, Virus Corona telah menjangkit sekiranya 73 negara di seluruh dunia, dengan 90.872 kasus yang tercata per 3 Maret 2020. Dari jumlah tersebut, 3.117 orang meninggal, sedangkan sisanya 48.002 orang dinyatakan sembuh dan terbebas dari Virus Corona.

Virus Corona memang memiliki efek yang sangat berbahaya. Maka dari itu, kita semua perlu mengetahui mitos dan fakta tentang Virus Corona. Berdasarkan keterangan resmi dari WHO, berikut ini fawaz.id telah merangkum mitos-mitos yang salah mengenai Virus Corona atau Covid-19.

9 Mitos dan Fakta Virus Corona Serta Cara Mentasinya


1. Terdapat obat khsus yang dapat mencegah dan mengobati Virus Corona, apakah benar?


Hingga saat ini, obat mengenai Virus Corona masih belum dapat ditemukan. Bagi penderita Virus Corona harus menerima perawatan yang tepat untuk dapat mengobati dan menyembuhkan gejala sakit yang di derita. Sementara itu, jika sudah masuk dalam tahap lanjut / parah, harus mendapatkan perawatan secara maksimal.

2. Apakah antibiotic efektif dalam mencegah Virus Corona serta dapat mengobatinya?


Seperti yang dijelaskan dalam point pertama, Antibiotik tidak ampuh melawan Virus Corona, antibiotic hanya bekerja melawan backteri saja. Antibiotic bahkan tidak disarankan untuk anda gunakan sebagai alat pencegah maupun pengobatan Virus Corona. Meskipun demikian, jika anda dirawat karena terjangkit Virus Corona, anda mungkin saja akan diminta konsumsi antibiotic sebagai antisipasi saja jika anda terindekasi Virus Corona.

3. Benarkah jika Virus Corona hanya menjangkit orang tua saja?


Semua orang dari berbagai usia dapat saja terinfeksi Virus Corona. Namun, orang tua dan orang yang sebelumnya memiliki kondisi medis tertentu lebih rentan untuk terjangkit Virus Corona.

Tidak peduli berapa usia anda sekarang, WHO tetap menyarankan kita semua untk melakukan pencegahan, seperti menjaga kebersihan tangan dan lebih banyak terkena sinar matahari.

4. Mungkin dengan mengonsumsi Bawah putih dapat mencegah Virus Corona?


Tidak, bawang putih memang menyehatkan tubuh anda. Namun, sampai sekarang tidak terdapat bukti jika bawang putih dapat menhalau Virus Corona atau Covid-19.

5. Apakah Kucing atau Anjing dapat menularkan Virus Corona?


Hingga saat ini, masih belum ditemukan bukti mengenai hewan peliharaan dapat terinfeksi Virus Corona. Namun, sebaiknya anda mencuci tangan setelah memegang kucing atau anjing. Selain sebagai salah antisipasi yang akan dibahas pada penghujung artikel ini, dengan mencuci tangan juga dapat menghindarkan anda dari Backteri E.coli dan Salmonella, bakteri yang biasanya disebarkan oleh hewan peliharaan baik itu anjing atau kucing kepada manusia.

6. Apakah aman jika anda menerima barang impor dari China?


Ya, menerima barang kiriman dari luar negeri salah satunya dari China masih aman, karena menerima kiriman saja tidak lantas membuat seseorang berisiko tertular Virus Corona atau Covid-19. Dari analisis sebelumnya yang ditunjukkan WHO, Virus Corona tidak akan bertahan lama pada barang mati seperti surat atau paket elektronik.

7. Apakah dengan menyemprotkan alcohol atau klorin ke seluruh tubuh anda dapat membunuh atau mencegah Virus Corona masuk kedalam tubuh?


Jika anda percaya dengan cara menyemprotkan alcohol atau klorin ke seluruh tubuh dapat membunuh Virus Corona, sebenarnya itu adalah mitos, karena faktanya alcohol atau klorin itu tidak dapat membunuh Virus Corona yang telah masuk kedalam tubuh anda. Lagi pula, dengan menyemprotkan zat seperti halnya alcohol dan klorin dapat merusak pakaian dan organ tubuh anda.

Alcohol atau klorin memang dapat digunakan sebagai pembersih permukaan tubuh, namun penggunaannya hanya dapat dilakukan dengan rekomendasi serta aturan yang tepat.

8. Seberapa efektifkah Thermal Scanner berfungsi untuk mendeteksi orang yang terjangkit Virus Corona?


Thermal scanner memang dapat mendeteksi gejala demam yang dapat disebabkan oleh Virus Corona. Namun harus diingat juga, thermal scanner tidak dapat mendeteksi seseorang terkena Virus Corona atau Covid-19 yang belum menderita sakit demam. Seseorang yang positif Virus Corona baru akan menujukkan gejala demam dalam waktu yang cukup lama antara 2 sampai 10 hari.

9. Apakah dengan mengeringkan tangan dapat membunuh Virus Corona?


Jawabannya, tidak anda harus rajin membersihkan tangan anda dengan air dan sabun untuk melindungi diri anda dari Virus Corona. Alterinatifnya, anda juga dapat mencuci tangan dengan menggunakan handuk tangan yang dibilas dengan alcohol. Setelah dicuci, jangan lupa keringkan secara teliti menggunakan tisu atau mesing pengering.

lantas bagaimana cara mengatasi Virus Corona secara sederhana?



Terimakasih telah membaca artikel 9 Mitos dan Fakta Virus Corona Serta Cara Mentasinya semoga bermanfaat bagi anda.

Belum ada Komentar untuk "9 Mitos dan Fakta Virus Corona Serta Cara Mengatasinya"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel