Ternyata mengalah bukan solusi dari permasalahan suatu hubungan


Ternyata mengalah bukan solusi dari permasalahan suatu hubungan


Fawaz - Ternyata mengalah bukan solusi dari permasalahan suatu hubungan | Seberapa sering kamu mengalah ketika terdapat masalah dengan pacar? Penulis yakin pasti bakalan sering banget. Biasanya sih karena kamu pikir mengalah adalah solusi untuk menyelsaikan masalah antara kamu dan pacar.

Dimana ketika masalah datang, kamu pasti berpikir bagaimana cara menyelesaikan konflik itu secepatnya bukan? Agar tidak membuang-buang waktu dan tenaga. Solusi tergampang dan yang paling utama muncul tentu saja kamu harus mengalah. Tingga bilang saja “Oke aku yang salah aku minta maaf”, bagaimana pun masalahnya pasti akan selesai jika kamu bilang maaf.

Masalahnya, permasalahan itu Cuma mereda saja namun tidak terselesaikan dengan baik. Kamu dan pasangan masih saja menyimpan permasalahan itu dalam pikiran masing-masing. Kamu pikir mungkin “Okelah ini sudah tuntas”, padahal kemungkinan besar saja kamu bakal melakukan kesalahan yang sama sehingga masalah tersebut terulang kembali di masa yang akan datang.

Penulis beritahu, salah satu cara bagaimana cara menyelesaikan masalah adalah dengan mengajak pacar kamu berdiskusi mencari jalan keluarnya. Jika kamu Cuma mengalah saja, masa diskusi akan berhenti sampai disitu saja. Hasilnya, kamu tidak ada solusi untuk masalah karena tidak ada proses menggali dan mencari inti dari permasalahan dari kedua belah pihak.

Jadi jika terdapat konflik dengan pacar kamu, diskusikan solusi secara bersama. Jangan sekedar salah satu pihak saja yang mengalah, terus sudah di anggap selesai itu masalah.

Jangan berbangga jika sering mengalah!


Herannya terdapat banyak pasangan yang berbangga memiliki hubungan yang jarang berantem karena dirinya atau pasangannya rajin untuk mengalah. Mereka pikir itu adalah hubungan yang baik-baik dan sehat, meski aslinya kacau karena tertimpa berbagai masalah yang berulang setiap kalinya. Belum lagi jika masalah tersebut semakin membesar karena kamu didiamkan dan dianggap selesai saja. Semakin memar-memar juga mental anda dan pasangan.

Namun pada kenyataannya, justru banyak sekali hubungan yang menjadi ribet. Bisa saja karena atas nama cinta. Selain karena dianggap sebagai solusi, dipikirannya mengalah juga dapat membuat seorang pasangan penyabar dan suka mengalah? Begitu cuplikan kata film romantic. Sayangnya hidup kamu bukan di film namun tidak akan pernah terjadi seperti yang terdapat di film.

Sebegitu beracunnya kebiasan untuk mengalah, penulis memiliki rumus sederhana yang sepertinya lebay namun realistis banget yaitu cara mengalah pangkal bermasalah.

Apa berarti tidak mengalah atau hanya buang ego dalam hubungan? Bukan begitu, kamu dan pasangan tetap perlu yang namanya mengalah. Namun jadikan itu semua sebagai metode diskusi, bukannya solusi.

Jika kamu dan pasangan menjadikan mengalah sebagai sebuah metode diskusi, maka kamu akan mengalahkan ego masing-masing demi dapat ngobrol kalem panjang, gali masalahnya, dan cara kesepakatan bersama dengan pacar. Itu artinya kamu dan pansangan saling berusahan menggali dan menyimak keinginan satu dan lain, bukannya sibuk memaksakan keinginan sendiri dan defensive.

Saat kamu berantem, seringkali isinya mengenai emosi saja, mengoceh sendiri-sendiri, dan tidak mau memikirkan omongan pacar anda. Jangan begitu. Itu namanya kamu keras kepala. Kamu tahu apa yang terjadi jika kamu keras kepala? Pasangan juga akan lebih keras kepala dari kamu. Kemudian kamu jadi lebih keras kepala lagi dari pasangan. Begitu terus sampai kalian bosen membicarakannya.

Mungkin dengan mengalah juga diperlukan


Mungkin disinilah mengalah itu diperlukan. Dalam artian, kau jangan merasa paling benar dan mengetahui semuanya. Mengalah dapat membuat kamu menyimak point apa saja yang disampaikan pacar kamu.

Walaupun jelas jika pasangan sedang mengomel, tetap mengalah saja dulu. Itu berarti kamu harus mengandalkan emosi sendiri untuk tidak defensive. Sima dan cermati apa yang pasangan kamu sampaikan. Biarkan pasangan kamu merasa paling benar, menang, dan sebagainya. Kamu mengalah agar bisa bebas dan puas mengeluarkan isi hatinya. Kamu pun bisa mencerna tipa poinnya.

Dari belasan bahkan puluhan poin yang pacar kamu sampaikan tidak mungkin semuanya ngaco. Silahkan mengalah lagi dengan mengakui dan menyetujui poin tersebut. Tunjukkan kedewasaan kamu dengan memberi dan melakukan poinnya yang masih masuk akal tersebut, setelah itu tegas untuk menolak point lainnya.

Saat kamu menyatakan penolakan dan bantahan, giliran pasangan yang mengalah dan diam untuk mencerna semua penjelasan dan point kamu. Setelah kamu puas ngomong, pasangan mesti dapat mengalah untuk setuju dan mengapresiasikan point kamu yang masuk akal. Pasangan juga boleh menolak point lainnya yang menurutnya tidak masuk akal.

Itulah yang dimaskukan sebagai mengalah dengan metode diskusi. Tujuannya agar kedua pihak dapat bersama-sama mengomunikasikan pesan dan membangun jembatan kedekatan kembali. Mengalah yang demikian selain untuk menambah pengenalan satu sama lainnya, juga menelurkan keintiman dan kepuasan karena terdapat kerjasama. Mengalah seperti ini yang menciptakan solusi.

Baca juga artikel : Alasan cowok berhenti mengejar cewek yang jual mahal

Nah, mungkin cukup sekian artikel yang dapat saya sampaikan kepada pembaca semoga pembaca memahami untuk tidak terlalu sering mengalah dengan pasangannya melainkan menggunakan metode diskusi dan memahami satu sama lainnya. Terimakasih telah membaca artikel Ternyata mengalah bukan solusi dari permasalahan suatu hubungan ini semoga bermanfaat bagi pembaca. 

Belum ada Komentar untuk "Ternyata mengalah bukan solusi dari permasalahan suatu hubungan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel